Menekuni Hobi Bisa Menjadi Pekerjaan Terbaik

Pekerjaan yang paling membahagiakan di dunia adalah melakoni hobi. Kebahagiaan ini bertambah kalau hobi yang dilakukan justru bisa menghasilkan pundi-pundi uang.

Saat ini, tak jarang orang yang menjadikan hobi sebagai pekerjaan. Misalnya, orang yang hobi memfoto, bisa menjadi fotografer atau orang yang hobi memasak bisa bekerja sebagai seorang koki.

Tapi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum menjadikan hobi sebagai pekerjaan.

Pertama, belajarlah untuk lebih serius menekuni hobi. Meskipun hobi bisa dilakukan sesuka hati kita, ketika hobi menjadi pekerjaan, lebih baik jangan dilakukan setengah-setengah.

Justru si penghobi ini harus lebih serius menekuni hobi tersebut untuk terlihat profesional. Untuk menjadi seorang profesional, diperlukan upaya ekstra yang menguras tenaga dan pikiran.

Kedua, realistis dengan prospeknya. Sebelum menjadikan hobi sebagai pekerjaan, cobalah untuk melihat kenyataan. Misalnya, seseorang punya hobi menyanyi dan ingin menjadi seorang penyanyi.

Ketiga, Hobi seharusnya memberikan kita rasa senang dan bahagia ketika menjalaninya. Jika kamu merasa stres, malas, suntuk ketika menjalani hobi yang dijadikan pekerjaan tersebut, itu tanda kamu sudah menjadikan pekerjaan tersebut beban. Ingatlah bahwa pekerjaanmu adalah hobimu, jangan mudah menyerah dan tetaplah menyukainya.

Keempat, Hobi yang dijadikan pekerjaan tak selamanya membuat kita bahagia, namun kita harus tetap profesional agar pekerjaan yang kita lakukan memberikan hasil yang maksimal.

Kelima,Misalnya kamu hobi bermain musik, jangan hanya terpaku sebagai pemain band. Kamu bisa memperluas pekerjaanmu, seperti dengan menjadi guru musik, memberi tutorial di YouTube atau website, bisa juga menjadi guru les privat. Kamu akan mendapatkan penghasilan lebih dan tetap berhubungan dengan hobimu.

Itulah tips agar hobi menjadi pekerjaan tetap menyenangkan dilakukan. Tetap sukai apa yang kamu kerjakan, dan jangan hanya mengerjakan apa yang kamu sukai.

Sumber : http://infoberitaunikterbaru.blogspot.com/2017/01/perhatikan-hal-ini-sebelum-menjadikan.html

Pantai Carita

photo by https://www.liputan6.com/lifestyle/read/3855419/keindahan-pantai-carita-di-banten-yang-dulu-hanya-dianggap-mitos

Pantai Carita adalah sebuah pantai di pesisir barat provinsi Banten, Indonesia. Pantai ini merupakan obyek pariwisata pantai di Indonesia yang cukup terkenal selain Pantai Anyer, Pantai Karang Bolong dan Pantai Tanjung Lesung.

Pantai Carita merupakan objek wisata yang terletak di Kabupaten Pandeglang dan telah ditetapkan berdasarkan SK Menteri Pertanian No.440/kpts/UM/1978 pada tanggal 15 Juli 1978 sebagai Taman Wisata Alam. Pantai ini terkenal dengan pasir pantainya yang putih sehingga membuat kawasan ini sering dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.

Pantai Carita kaya akan sumber daya alamnya. Hamparan tepian yang amat landai dengan ombak laut yang kecil dan lembut menyapu di sepanjang pantai, dipadu dengan pemandangan Gunung Krakatau.

Jarak tempuh dari Jakarta ke Pantai Carita sekitar 130km dapat melalui jalan tol Jakarta-Merak dan keluar di gerbang tol Cilegon Timur.

Fasilitas di Pantai Carita cukup lengkap yaitu Banana boat, snorkling, papan seluncur, diving, dan fasilitas lainnya. Banyak juga penginapan-penginapan sepanjang pesisir pantai dan atau rumah-rumah warga yang difungsikan untuk penginapan.

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Pantai_Carita

Paralayang Malang

photo by https://www.serbanesia.com/paralayang-batu-malang/

ika ingin merasakan wisata yang dapat memacu adrenalin, silakan bergeser ke kota Batu Malang. Di lokasi ini, ada objek wisata yang tengah menjadi hits dan menjadi incaran wisatawan, baik asing maupun lokal. Paralayang Batu Malang, namanya.

Wisata ini terletak di Puncak Gunung Banyak yang memiliki ketinggian 1.326 mdpl, tepatnya di Desa Pandesari Kecamatan Pujon Malang atau sebelah barat Kota Batu.

Untuk sampai ke tempat ini, Anda bisa mengendarai mobil atau sepeda motor. Bisa juga dengan memakai mobil medium seperti mobil jenis elf. Akan tetapi, jika Anda berwisata menggunakan kendaraan besar seperti medium bus atau big bus, Anda harus transit dulu di rest area Pandesari. Selanjutnya, Anda bisa memakai jasa shutle mobil untuk menuju Gunung Banyak.

Alasannya, jalan menuju lokasi wisata uji nyali ini terbilang sempit dan berkelok-kelok. Mirip jalanan kita menuju Puncak Jawa Barat. Hanya saja, kali ini jalanannya lebih terjal sehingga tidak bisa di akses oleh bus wisata.

Mulanya, tempat ini merupakan tempat latihan take-off atlet paralayang. Namun, seiring berjalannya waktu, peminat untuk merasakan sensasi paralayang semakin tinggi. Hingga akhirnya tempat ini dibuka untuk umum.

Bagi pengunjung umum, Anda bisa menjajal objek wisata yang dinamakan Tandem Paralayang. Memang, biaya untuk menikmati keindahan Kota Batu dari udara cukup mahal, yakni Rp 400.000 dengan durasi 10 menit. Namun, itu sepadan dengan pengalaman yang bisa Anda ceritakan ke kerabat dan teman-teman.

Yang patut dicatat, wisata paralayang sangat tergantung pada cuaca dan angin. Alhasil, Anda tidak bisa terbang setiap saat. Sebab, aktivitas ini hanya dapat dilakukan saat angin berhembus ke arah yang tepat. “Waktu yang paling pas untuk menikmati wisata paralayang ini mulai bulan Juni hingga Oktober,” jelas Wahyu, salah satu instruktur paralayang.

Tempat wisata ini dibuka untuk umum selama 24 jam. Adapun kegiatan aksi Tandem Paralayang berlangsung mulai pukul 07.00 pagi hingga 21.00 malam. Namun, sekali lagi, itu semua tergantung cuaca dan arah angin.

photo by https://surabaya.tribunnews.com/2016/03/12/menikmati-eloknya-batu-dan-malang-di-malam-hari-tanpa-harus-terbang

Nah, bagi Anda yang tidak memiliki nyali untuk menjajal paralayang, jangan muram. Di kawasan Gunung Banyak ini juga ada wisata panorama alam yang dinamakan Omah Kayu. Letaknya masih satu komplek dari wisata paralayang dan hanya ditempuh lima menit dengan berjalan kaki.

Omah Kayu menawarkan penginapan eksotis berupa rumah kayu seluas 2,5 meter x 2,5 meter. Yang unik, letak rumah ini ada di atas pohon yang sangat tinggi. Di dalamnya tersedia kasur lantai, sepasang bantal, dan selimut. Tarifnya sekitar Rp 350.000 per malam. Itu sudah termasuk sarapan. “Kalau weekend, biayanya tambah Rp 100.000,” jelas Syaiful, karyawan Omah Kayu.  

Jika tertarik menginap di akhir pekan, Anda harus cepat-cepat melakukan reservasi. Sebab, jumlah rumah kayu yang tersedia hanya 5 unit. “Permintaan saat weekend cukup tinggi. Peminatnya banyak yang datang dari luar negeri seperti Jerman, Belanda, Prancis, dan Malaysia.

Sumber : https://lifestyle.kontan.co.id/news/serunya-uji-nyali-dengan-menjajal-wisata-paralayang-di-malang