
Gunung Pulosari adalah Gunung yang pertama saya daki, ini adalah pengalaman yang berharga untuk saya, awalnya tidak ada niat untuk mendaki gunung sama sekali, tetapi karena mempunyai teman yang memiliki hobi mendaki akhirnya saya coba untuk mendaki gunung, memang saya belum berani untuk mendaki gunung yang tinggi dan jarak yang cukup jauh karena takut saya hanya menyusahkan teman teman yang lain.
Perjalanan
Kita Berangkan menggunakan kereta dari Stasiun Tangerang hingga Stasiun Parung Panjang lalu dijemput oleh salah satu kenalan teman saya menggunakan mobil lalu diantar hingga ke pos pendakian, pada saat itu saya sampai pos pendakian malam hari, karena memiliki waktu yang terbatas akhirnya kita memutuskan untuk mendaki malam hari, Alhamdulillah kita mendaki tanpa ada hambatan ya mungkin hanya istirahat sekali kali karena kelelahan, kemudian kita tiba di kawah lalu memasang tenda dan memutuskan untuk beristirahat hingga subuh, lalu kita melanjutkan kembali pendakian untuk menikmati sunrise dipuncak Gunung Pulosari.


Tips Untuk Mendaki Gunung
1. Jangan memutuskan untuk naik gunung hanya karena ajakan teman, gengsi, demi foto-foto keren untuk Instagram dan media sosial lain, dan hal-hal serupa lainnya.
2. Hindari memetik bunga Edelweiss dan berbagai ‘perabotan’ alam lain yang tidak perlu diganggu, yang pasti akan kamu temukan selama mendaki nantinya.
3. Pikirkan kelemahan fisikmu, penyakit, dan kapan datang bulan. Jika merasa tidak memungkinkan untuk mendaki, jangan mendaki.
Meski sudah membeli tiket, mempersiapkan segala perlengkapan, dan sudah janji dengan rombongan, jika memang tidak bisa ya jangan dipaksakan.
Jelaskan kondisimu kepada teman-teman rombonganmu, mereka pasti mengerti.
4. Pastikan kamu tidak mendaki sendirian. Masuk ke dalam rombongan atau punya beberapa teman pendaki selama melakukan pendakian akan jauh lebih berpengaruh dari segi keselamatan, motivasi, dan segi survival lainnya.
Meskipun mendaki sendirian tidak sepenuhnya berbahaya, ada baiknya kamu memiliki minimal seorang teman pendaki yang mendaki bersamamu.
5. Kumpulkan informasi tentang gunung yang akan didaki sebanyak-banyaknya. Meskipun kamu akan di-briefing sebelum mendaki nantinya, ini akan membuatmu jauh lebih siap dari segi pengetahuan tentang medan, jalur, tingkat keterjalan, waktu tempuh, jarak antar pos, dan sebagainya. Ini tentu akan sangat berharga bagi kamu pribadi selama pendakian.
6. Gunung bukan tempat sampah. Bawa turun sampahmu! Di basecamp maupun di jalur pendakian tertentu selalu disediakan tempat untuk membuang sampah sisa-sisa pendakian. Manfaatkan itu untuk membuang sampahmu selama pendakian.
Siapkan minimal plastik atau trash bag untuk menampung sampahmu, dan bawa turun setelah selesai mendaki.
7. Kenali cuaca. Waktu yang mungkin paling tepat untuk mendaki adalah sekitar bulan Juni-Agustus. Namun akan tergantung juga tiap tahunnya.
Musim kemarau dan hujan sebenarnya punya risiko yang sama, namun lebih direkomendasikan ketika cuaca cerah dan tidak terlalu kemarau serta ketika tidak musim hujan.
8. Lewatkan informasi tentang kisah-kisah mistis di gunung yang akan didaki. Jika kamu tidak parno-an atau paranoid, lewatkan juga poin ini.
9. Mendaki bersama minimal satu orang yang sudah lebih sering mendaki atau sudah berpengalaman. Dia akan sangat membantu, percayalah.
10. Ada baiknya mencari tahu segala kekurangan, dan bagaimana cara memperbaikinya. Jogging, jalan santai, dan olahraga lain akan sangat membantu meningkatkan stamina dan melatih pergerakan tubuh. Sediakan juga obat-obatan yang dibutuhkan jika kamu gampang sakit dan lelah.
11. Jangan pernah menganggap remeh pendakianmu. Gunung yang akan kamu daki dan segala hal yang ada di sekitarnya jangan pernah dianggap remeh. Ini penting!
12. Mendakilah hanya ketika sudah siap; baik fisik, mental, dan perlengkapan. Tapi ingat, barang-barang yang kurang diperlukan tidak perlu dibawa, hanya akan menambah beban berat di carrier.
13. Pamit kepada keluarga, kerabat, hingga teman-teman kosan. Jika orang tua melarang, sebaiknya urungkan niat untuk mendaki.
Tanpa izin ikhlas dari orang tua, tidak ada yang akan berjalan dengan baik. Beritahukan juga kapan kamu akan pulang. Ini juga akan membantu menghubungi mereka jika ada sesuatu yang terjadi padamu.
14. Bawa KTP atau kartu identitas lainnya. Satu saja sudah cukup, yang mana saja. Ini PENTING!!
15. Berdoa. Tips mendaki gunung ini tidak akan lengkap tanpa menyebutkan tahap ini. Segala sesuatu merupakan milik-Nya, termasuk kamu sendiri dan alam yang akan kamu kunjungi. Jadi berdoalah untuk meminta restu dan perlindungan-Nya.
Sumber : https://darunnajah.com/13-tips-jitu-mendaki-gunung-untuk-pemula/







