Gunung Pulosari

Photo By : https://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Pulosari

Gunung Pulosari adalah Gunung yang pertama saya daki, ini adalah pengalaman yang berharga untuk saya, awalnya tidak ada niat untuk mendaki gunung sama sekali, tetapi karena mempunyai teman yang memiliki hobi mendaki akhirnya saya coba untuk mendaki gunung, memang saya belum berani untuk mendaki gunung yang tinggi dan jarak yang cukup jauh karena takut saya hanya menyusahkan teman teman yang lain.

Perjalanan

Kita Berangkan menggunakan kereta dari Stasiun Tangerang hingga Stasiun Parung Panjang lalu dijemput oleh salah satu kenalan teman saya menggunakan mobil lalu diantar hingga ke pos pendakian, pada saat itu saya sampai pos pendakian malam hari, karena memiliki waktu yang terbatas akhirnya kita memutuskan untuk mendaki malam hari, Alhamdulillah kita mendaki tanpa ada hambatan ya mungkin hanya istirahat sekali kali karena kelelahan, kemudian kita tiba di kawah lalu memasang tenda dan memutuskan untuk beristirahat hingga subuh, lalu kita melanjutkan kembali pendakian untuk menikmati sunrise dipuncak Gunung Pulosari.

Tips Untuk Mendaki Gunung

1. Jangan memutuskan untuk naik gunung hanya karena ajakan teman, gengsi, demi foto-foto keren untuk Instagram dan media sosial lain, dan hal-hal serupa lainnya.

2. Hindari memetik bunga Edelweiss dan berbagai ‘perabotan’ alam lain yang tidak perlu diganggu, yang pasti akan kamu temukan selama mendaki nantinya.

3. Pikirkan kelemahan fisikmu, penyakit, dan kapan datang bulan. Jika merasa tidak memungkinkan untuk mendaki, jangan mendaki.
Meski sudah membeli tiket, mempersiapkan segala perlengkapan, dan sudah janji dengan rombongan, jika memang tidak bisa ya jangan dipaksakan.
Jelaskan kondisimu kepada teman-teman rombonganmu, mereka pasti mengerti.

4. Pastikan kamu tidak mendaki sendirian. Masuk ke dalam rombongan atau punya beberapa teman pendaki selama melakukan pendakian akan jauh lebih berpengaruh dari segi keselamatan, motivasi, dan segi survival lainnya.
Meskipun mendaki sendirian tidak sepenuhnya berbahaya, ada baiknya kamu memiliki minimal seorang teman pendaki yang mendaki bersamamu.

5. Kumpulkan informasi tentang gunung yang akan didaki sebanyak-banyaknya. Meskipun kamu akan di-briefing sebelum mendaki nantinya, ini akan membuatmu jauh lebih siap dari segi pengetahuan tentang medan, jalur, tingkat keterjalan, waktu tempuh, jarak antar pos, dan sebagainya. Ini tentu akan sangat berharga bagi kamu pribadi selama pendakian.

6. Gunung bukan tempat sampah. Bawa turun sampahmu! Di basecamp maupun di jalur pendakian tertentu selalu disediakan tempat untuk membuang sampah sisa-sisa pendakian. Manfaatkan itu untuk membuang sampahmu selama pendakian.
Siapkan minimal plastik atau trash bag untuk menampung sampahmu, dan bawa turun setelah selesai mendaki.

7. Kenali cuaca. Waktu yang mungkin paling tepat untuk mendaki adalah sekitar bulan Juni-Agustus. Namun akan tergantung juga tiap tahunnya.
Musim kemarau dan hujan sebenarnya punya risiko yang sama, namun lebih direkomendasikan ketika cuaca cerah dan tidak terlalu kemarau serta ketika tidak musim hujan.

8. Lewatkan informasi tentang kisah-kisah mistis di gunung yang akan didaki. Jika kamu tidak parno-an atau paranoid, lewatkan juga poin ini.

9. Mendaki bersama minimal satu orang yang sudah lebih sering mendaki atau sudah berpengalaman. Dia akan sangat membantu, percayalah.

10. Ada baiknya mencari tahu segala kekurangan, dan bagaimana cara memperbaikinya. Jogging, jalan santai, dan olahraga lain akan sangat membantu meningkatkan stamina dan melatih pergerakan tubuh. Sediakan juga obat-obatan yang dibutuhkan jika kamu gampang sakit dan lelah.

11. Jangan pernah menganggap remeh pendakianmu. Gunung yang akan kamu daki dan segala hal yang ada di sekitarnya jangan pernah dianggap remeh. Ini penting!

12. Mendakilah hanya ketika sudah siap; baik fisik, mental, dan perlengkapan. Tapi ingat, barang-barang yang kurang diperlukan tidak perlu dibawa, hanya akan menambah beban berat di carrier.

13. Pamit kepada keluarga, kerabat, hingga teman-teman kosan. Jika orang tua melarang, sebaiknya urungkan niat untuk mendaki.
Tanpa izin ikhlas dari orang tua, tidak ada yang akan berjalan dengan baik. Beritahukan juga kapan kamu akan pulang. Ini juga akan membantu menghubungi mereka jika ada sesuatu yang terjadi padamu.

14. Bawa KTP atau kartu identitas lainnya. Satu saja sudah cukup, yang mana saja. Ini PENTING!!

15. Berdoa. Tips mendaki gunung ini tidak akan lengkap tanpa menyebutkan tahap ini. Segala sesuatu merupakan milik-Nya, termasuk kamu sendiri dan alam yang akan kamu kunjungi. Jadi berdoalah untuk meminta restu dan perlindungan-Nya.

Sumber : https://darunnajah.com/13-tips-jitu-mendaki-gunung-untuk-pemula/

Pulau Harapan

Photo by : https://open-trip.id/paket-wisata/indonesia/dki-jakarta/pulau-harapan-2-hari-1-malam-2/

Pulau Harapan adalah salah satu pulau saya pernah kunjungi bersama teman teman, pulau adalah salah satu tempat berlibur yang benar benar dapat menenagkan pikiran dikarenakan pemandangannya yang indah, suasana yang nyaman untuk menikmati senja.

Salah satu objek wisata menarik di Pulau Harapan adalah wisata penangkaran penyu di Pulau Kelapa Dua dan penangkaran elang di Pulau Kotok. Burung Elang adalah maskot kota Jakarta. Jika memungkinkan traveller dapat mengunjungi penangkaran elang di Pulau Kotok dengan dipandu oleh petugas setempat. Wisatawan juga dapat ikut berkontribusi untuk melestarikan penyu sisik dengan menyumbangkan dana untuk pengembangan pembiakan penyu sisik di Pulau Kelapa Dua. Objek wisata lainnya tidak jauh beda dengan pulau wisata penduduk seperti Pulau Tidung dan Pulau Pramuka. Terumbu karang yang sangat terjaga karena berada dalam perlindungan Taman Nasional Kepulauan Seribu. Para pengunjung harus berhati-hati jika snorkeling jangan sampai malah merusak habitat terumbu karang yang sudah ada.

Sekarang ini wisata pulau harapan sudah cukup berkembang. Banyak wisatawan yang mulai melirik pulau ini sebagai tujuan liburan mereka. Hal ini memberi berkah tersendiri bagi warga yang tinggal di sana. Demikian juga bagi para penyedia jasa travel di kepulauan seribu. Permintaan kunjungan wisatawan di akhir pekan dan hari libur nasional semakin hari semakin tinggi. Kesempatan ini juga dimanfaatkan oleh sebagian warga untuk menjadi agen travel pulau harapan.

Para penyedia jasa travel ini kemudian berpacu menawarkan paket wisata kepada calon wisatawan. Target utama mereka adalah para traveller dari daerah sekitar Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Para pengunjung biasanya mencari informasi tentang pulau harapan melalui internet. Banyak dari pengunjung ini ternyata juga pernah datang ke pulau lain seperti Pulau Pari. Rasa penasaran yang tinggi dan ingin merasakan suasana yang berbeda dari pulau lain mendorong sebagian pengunjung mencoba pulau ini sebagai tujuan berikutnya traveling mereka.

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Pulau_Harapan,_Kepulauan_Seribu_Utara,_Kepulauan_Seribu

Pantai Carita

photo by https://www.liputan6.com/lifestyle/read/3855419/keindahan-pantai-carita-di-banten-yang-dulu-hanya-dianggap-mitos

Pantai Carita adalah sebuah pantai di pesisir barat provinsi Banten, Indonesia. Pantai ini merupakan obyek pariwisata pantai di Indonesia yang cukup terkenal selain Pantai Anyer, Pantai Karang Bolong dan Pantai Tanjung Lesung.

Pantai Carita merupakan objek wisata yang terletak di Kabupaten Pandeglang dan telah ditetapkan berdasarkan SK Menteri Pertanian No.440/kpts/UM/1978 pada tanggal 15 Juli 1978 sebagai Taman Wisata Alam. Pantai ini terkenal dengan pasir pantainya yang putih sehingga membuat kawasan ini sering dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.

Pantai Carita kaya akan sumber daya alamnya. Hamparan tepian yang amat landai dengan ombak laut yang kecil dan lembut menyapu di sepanjang pantai, dipadu dengan pemandangan Gunung Krakatau.

Jarak tempuh dari Jakarta ke Pantai Carita sekitar 130km dapat melalui jalan tol Jakarta-Merak dan keluar di gerbang tol Cilegon Timur.

Fasilitas di Pantai Carita cukup lengkap yaitu Banana boat, snorkling, papan seluncur, diving, dan fasilitas lainnya. Banyak juga penginapan-penginapan sepanjang pesisir pantai dan atau rumah-rumah warga yang difungsikan untuk penginapan.

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Pantai_Carita

Paralayang Malang

photo by https://www.serbanesia.com/paralayang-batu-malang/

ika ingin merasakan wisata yang dapat memacu adrenalin, silakan bergeser ke kota Batu Malang. Di lokasi ini, ada objek wisata yang tengah menjadi hits dan menjadi incaran wisatawan, baik asing maupun lokal. Paralayang Batu Malang, namanya.

Wisata ini terletak di Puncak Gunung Banyak yang memiliki ketinggian 1.326 mdpl, tepatnya di Desa Pandesari Kecamatan Pujon Malang atau sebelah barat Kota Batu.

Untuk sampai ke tempat ini, Anda bisa mengendarai mobil atau sepeda motor. Bisa juga dengan memakai mobil medium seperti mobil jenis elf. Akan tetapi, jika Anda berwisata menggunakan kendaraan besar seperti medium bus atau big bus, Anda harus transit dulu di rest area Pandesari. Selanjutnya, Anda bisa memakai jasa shutle mobil untuk menuju Gunung Banyak.

Alasannya, jalan menuju lokasi wisata uji nyali ini terbilang sempit dan berkelok-kelok. Mirip jalanan kita menuju Puncak Jawa Barat. Hanya saja, kali ini jalanannya lebih terjal sehingga tidak bisa di akses oleh bus wisata.

Mulanya, tempat ini merupakan tempat latihan take-off atlet paralayang. Namun, seiring berjalannya waktu, peminat untuk merasakan sensasi paralayang semakin tinggi. Hingga akhirnya tempat ini dibuka untuk umum.

Bagi pengunjung umum, Anda bisa menjajal objek wisata yang dinamakan Tandem Paralayang. Memang, biaya untuk menikmati keindahan Kota Batu dari udara cukup mahal, yakni Rp 400.000 dengan durasi 10 menit. Namun, itu sepadan dengan pengalaman yang bisa Anda ceritakan ke kerabat dan teman-teman.

Yang patut dicatat, wisata paralayang sangat tergantung pada cuaca dan angin. Alhasil, Anda tidak bisa terbang setiap saat. Sebab, aktivitas ini hanya dapat dilakukan saat angin berhembus ke arah yang tepat. “Waktu yang paling pas untuk menikmati wisata paralayang ini mulai bulan Juni hingga Oktober,” jelas Wahyu, salah satu instruktur paralayang.

Tempat wisata ini dibuka untuk umum selama 24 jam. Adapun kegiatan aksi Tandem Paralayang berlangsung mulai pukul 07.00 pagi hingga 21.00 malam. Namun, sekali lagi, itu semua tergantung cuaca dan arah angin.

photo by https://surabaya.tribunnews.com/2016/03/12/menikmati-eloknya-batu-dan-malang-di-malam-hari-tanpa-harus-terbang

Nah, bagi Anda yang tidak memiliki nyali untuk menjajal paralayang, jangan muram. Di kawasan Gunung Banyak ini juga ada wisata panorama alam yang dinamakan Omah Kayu. Letaknya masih satu komplek dari wisata paralayang dan hanya ditempuh lima menit dengan berjalan kaki.

Omah Kayu menawarkan penginapan eksotis berupa rumah kayu seluas 2,5 meter x 2,5 meter. Yang unik, letak rumah ini ada di atas pohon yang sangat tinggi. Di dalamnya tersedia kasur lantai, sepasang bantal, dan selimut. Tarifnya sekitar Rp 350.000 per malam. Itu sudah termasuk sarapan. “Kalau weekend, biayanya tambah Rp 100.000,” jelas Syaiful, karyawan Omah Kayu.  

Jika tertarik menginap di akhir pekan, Anda harus cepat-cepat melakukan reservasi. Sebab, jumlah rumah kayu yang tersedia hanya 5 unit. “Permintaan saat weekend cukup tinggi. Peminatnya banyak yang datang dari luar negeri seperti Jerman, Belanda, Prancis, dan Malaysia.

Sumber : https://lifestyle.kontan.co.id/news/serunya-uji-nyali-dengan-menjajal-wisata-paralayang-di-malang

Tips Traveling Hemat Untuk Backpakcer

https://www.larutadelsorigens.cat/wkey/backpacker-wallpaper/

Tanggal tua bisa dibilang menjadi momok yang cukup menakutkan untuk seseorang yang ingin berpegergian, namun jangan takut aritkel ini akan memberikan tips untuk traveling murah untuk para backpacker, berikut tipsnya.

1. Jangan Traveling Sendirian

Pergi bersama teman merupakan cara yang termudah untuk membagi dana yang keluar selama melakukan perjalanan. Dana yang bisa dibagi dua adalah semisal sewa penginapan, sewa motor, atau makan siang dengan menu yang berbeda agar bisa saling cicip.

2. Hubungi Kenalan Ditempat Anda Pergi

Memiliki teman di berbagai kota merupakan salah satu anugrah bagi para backpacker. Hubungi mereka untuk sekedar mendapatkan jemputan dari stasiun atau mendapat tempat tinggal gratis selama sementara. Andaikan mereka belum bisa membantu dalam kegiatan traveling mereka, sempatkanlah untuk berkunjung ke rumahnya atau bertemu di kedai kopi, mungkin saja lain kali Anda akan diberi tumpangan.

3. Pilih Penginapan Yang Murah

Bila Anda terpaksa menginap di penginapan, carilah yang murah dan aman, atau penginapan yang memang khusus untuk bakcpacker semisal satu kamar dengan 8 tempat tidur. Lupakan fasilitas pendukung seperti televisi atau kolam renang. Karena yang Anda perlukan hanyalah tidur dan mengisi ulang tenaga beragam perlatan elektronik Anda. 

4. Pilih Waktu dan Tempat Makan Yang Tepat

waktu makan penting dalam urusan dana makan selama traveling. Usahakan memundurkan jam sarapan guna mendekatkan dengan jam makan siang. Sehingga Anda bisa berhemat untuk dana makan hari tersebut.

Kurangi beli jajan, karena akumulasi dana untuk beli jajan bisa lebih mahal dari beli nasi rames satu piring. Tempat makan yang paling hemat adalah warung sederhana yang mudah kita temui di pinggir jalan. Makanan yang hangat dan aneka ragam lauk yang bisa kita ambil sendiri merupakan sebuah nikmat bagi seorang bakcpacker yang ingin menghemat pengeluaran perjalanannya.

5. Hindari Traveling Akhir Pekan

Akhir pekan akan menaikkan harga tiket angkutan tertentu dan beberapa harga sewa kamar penginapan. Paling jelas saat weekend adalah jumlah pengunjung pada suatu lokasi akan membuat Anda merasa bahwa bukanlah Anda sendiri saja yang piknik pada hari tersebut.

6. Lakukan Survey Terlebih Dahulu

Melakukan pencarian data sebelum menuju ke suatu lokasi amat penting untuk dapat mendapatkan rancangan kegiatan dan perkiraan dana yang dikeluarkan. Bisa juga Anda mencari sebuah lokasi yang memang disesuaikan dengan ketersediaan dana Anda untuk traveling pada saat itu.

7. Rencanakan Dengan Baik

Rencana merupakan hal yang penting dalam sebuah perjalanan. Jangan sampai Anda mengalami kehabisan dana saat berada di tengah-tengah traveling. Rencana akan memaksa Anda menuruti daftar kegiatan yang telah Anda susun. Rencana yang baik akan membuat pengeluaran dana Anda selama perjalanan tetap dalam kendali.

8. Catat Pengeluaran

Bawalah sebuah buku catatan kecil untuk mencata pengeluaran apa saja yang telah Anda keluarkan. Ini bertujuan untuk memberitahu kepada diri Anda sendiri apakah Anda boros atau terlalu berhemat.

9. Bawa Uang Receh

Recehan sangat berguna ketika Anda melakukan traveling, minimal untuk membayar toilet atau membantu kasir sebuah warung yang kehabisan recehan. Coba kumpulkan recehan yang ada di kamar Anda saat ini, hitunglah.

10. Bawa Minum dan Makanan Sendiri

Membawa minuman dan makanan sendiri selain lebih yakin akan kebersihannya, juga akan menghindarkan Anda dari mahalnya harga makanan dan minuman saat berada di lokasi wisata. Membawa botol minuman sendiri juga akan membuat Anda bisa mengisi ulang air minum selama perjalanan.

11. Pergi sendiri, Kurangi Memakai Agen Wisata

Inilah kegunaan dari survei dan membuat rencana perjalanan, Anda akan merasa bisa dalam mengatur segala keperluan traveling Anda tanpa bantuan agen wisata. Agen wisata memang mengambil keutungan dari jasa yang ditawarkan karena mempermudah kita agar tidak merasa kerepotan dalam urusan traveling. Traveling tanpa agen wisata juga akan memberikan keleluasaan dalam hal waktu dan aktivitas yang sesuai dengan diri Anda.

12. Perjalanan Malam

Ini adalah salah satu cara untuk mengurangi dana sewa penginapan. Perjalanan malam akan membuat Anda menginap di dalam bus yang sedang berjalan. Oleh karena itu pastikan Anda merasa nyaman ketika tidur di dalam bus, sehingga ketika sampai di terminal kota tujuan Anda maka tidak ada lagi yang namanya mengantuk.

13. Belanja Sebagai Daftar Kegiatan Terakhir

Belanja merupakan salah satu kegiatan yang akan menguras dana Anda saat traveling, namun ketika memang ada dana lebih dan dirasa cukup, maka belanja bisa menjadi sebuah kegiatan yang akan menutup perjalanan Anda dengan membawa kenangan. Jangan lupa untuk membeli oleh-oleh untuk mereka yang menanti kepulangan Anda.

Sumber : https://phinemo.com/tips-traveling-murah-untuk-backpacker/